Musibah Datang Kembali
Belum usai gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur, kebakaran hutan, dan berbagai bencana lainnya, kini kembali terjadi bencana berupa erupsi Gunung Krakatau. Bahkan, abu vulkaniknya telah mencapai wilayah DKI jakarta dan sebagian besar wilayah Jawa Barat.
Sesungguhnya, berbagai ujian yang Allah Subhanahu wa Ta'ala berikan kepada kita hendaknya menjadi peringatan dan teguran, agar kita kembali kepada-Nya serta meninggalkan berbagai bentuk kerusakan dan kemaksiatan, seperti kezaliman, korupsi, suap, meninggalkan salat, dan berbagai kemungkaran lainnya.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis tentang perumpamaan sebuah kapal:
“Perumpamaan orang yang menegakkan batas-batas Allah dan orang yang melanggarnya adalah seperti suatu kaum yang melakukan undian untuk menentukan tempat mereka di sebuah kapal. Sebagian dari mereka mendapat tempat di bagian atas kapal dan sebagian lainnya di bagian bawahnya…”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini mengajarkan bahwa ketika kemungkaran dibiarkan tanpa ada upaya untuk mencegahnya, maka dampak kerusakan tersebut dapat menimpa semua orang.
Oleh karena itu, amar makruf nahi mungkar merupakan salah satu sebab penting bagi kebaikan, keselamatan, dan perbaikan masyarakat.
Marilah kita terus menyampaikan kebenaran, mencegah kemungkaran, berdiri dalam menghadapi kezaliman, serta berusaha melakukan perbaikan dengan penuh hikmah dan nasihat yang baik.
Semoga Allah menjaga negeri ini dan seluruh rakyatnya, melindungi kita dari berbagai musibah, serta mengembalikan kita kepada-Nya dengan sebaik-baik kembalinya.